Text
Kisah dari Bilik Pesantren
Siapa yang tak merasa bahagia dan bangga, jika ia pernah merasakan manis pahit hidup di dunia pesantren? dalam dirinya akan lahir kenangan, pengalaman, dan kesan paling menyentuh pada kehidupan masa depannya. Seperti hiruk pikuk yang telah dituangkan oleh 30 penulis (Santri Tebuireng dan Santri Langitan) dalam buku Kisah dari Bilik Pesantren ini.
Sebuah buku yang banyak menceritakan tentang bagaimana potret kehidupan manusia-manusia pesantren. Penulis memberikan deskripsi begitu gamblang, suasa dan kondisi lingkungan pesantren yang mampu langsung terbayang di benak pembaca. Seperti pada halaman 18, “Tapi entah, keesokannya ketika temanku berkemas, aku jadi merajuk ingin ikut pulang. Santri-santri senior semua membujukku agar tetap tinggal, tapi sayang, aku berkeras hati ikut pulang.”
| P01877S | 297.7 FAT k | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain