Text
Disforia Inersia
Kau memutuskan berpindah hati sebelum satu per satu rencana kita berhasil diwujudkan. Menggores kesadaran, menyayat perasaan. Melesatnya tahun berlumur penantian menjamur rinduku beserta karatnya lara yang meledakkan sukma. Rajutan yang kau ikat bersama sang pujaan hati, mengungkungkan diri dengan cinta yang tak pernah mati. Kau menyakralkan cinta membawa sejuta prasasti sendu yang kau balut bersama rindu. Dan kini satu-satunya yang tersisa hanyalah keabadian derita yang tak mampu ku talak meski ia menjelma hantu paling pelak.
| P00343S | 813 Nag D | My Library (Kesusastraan) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain