Text
Singgasana Terakhir Pajajaran
Pajajaran tak sepatutnya kehlangan kewaspadaan, Demak semakin mendesk. Bandar mereka yang selalu ramai oleh lalu lalang kapal pedagang sudah lama menjadi incaran. Sementara pejabat kerajaan terlena dalam gelimang harta dan kekuasaan. Kemakmuran dan kelonggaran yang diberikan Prabu Siliwangi justru membuat membuat tumpul perasaan para pejabat kerajaan Pajajaran. Pajajaran diambang kehancuran, tetapi Adegdaha, sang deugdeug tanjeur yang setia tak mampu berbuat apa-apa. Dia sudah terlanjur mengikat janji kepada Senapati Genggong, seorang pejabat korup, akibat kesalah yang pernah diperbuatnya pada asa lalu.Dengan latar belakang masa keruntuhan Kerajaan Pajajaran, novel ini menawarkan sebuah roman yang lembut dan memikat
| P00383S | 899.2 Sum S | My Library (Kesusastraan) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain